CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 September 2008

Ludah bermanfaat dalam penyembuhan luka

Para peneliti dari Belanda telah mengidentifikasi satu zat di dalam air ludah manusia yang mempercepat penyembuhan luka, demikian laporan mereka yang disiarkan Rabu di The Journal of Federation of American Societies for Experimental Biology (FASEB).

Tim peneliti tersebut mendapati bahwa "histatin", protein kecil di dalam air ludah yang sebelumnya hanya dipercaya membunuh bakteri bertanggung-jawab atas penyembuhan luka.

Penelitian itu mungkin menawarkan harapan kepada orang yang menderita luka kronis yang berhubungan dengan diabetes dan gangguan lain, serta luka traumatis dan luka bakar. Selain itu, karena zat tersebut dapat diproduksi secara massal, zat tersebut memiliki potensi untuk menjadi sama umumnya dengan krim antibiotik dan alkohol gosok.

"Kami berharap temuan kami pada akhirnya bermanfaat buat orang yang menderita luka yang tak kunjung sembuh, seperti borok di kaki dan luka akibat diabetes, serta bagi perawatan luka mengakibatkan trauma seperti luka bakar," kata Menno Oudhoff, penulis pertama laporan tersebut.

"Studi ini bukan hanya menjawab pertanyaan biologi mengenai mengapa hewan menjilati luka mereka," kata Gerald Weissmann, Pemimpin Redaksi FASEB Journal. "Itu juga menjelaskan mengapa luka di mulut, seperti luka setelah pencabutan gigi, sembuh jauh lebih cepat dibandingkan dengan luka pada kulit dan tulang. Itu juga mengarahkan kita untuk mulai memandang air ludah sebagai satu sumber bagi obat baru."

Jangan Membiasakan Menjepit Gagang Telepon

Tonjolan tulang dapat memutuskan saluran pembuluh darah dan memicu stroke. Peringatan berikut ini mungkin perlu diperhatikan benar oleh para sekretaris, operator, konsultan, dokter dan para karyawan yang sering menggunakan telepon.

Ingat, janganlah terlampau sering melepaskan gagang telepon dari tangan Anda dan meletakkannya di antara pundak dan telinga, sementara tangan melakukan aktivitas lain.

Konon, perilaku semacam itu bisa menyebabkan stroke. Demikian dikemukakan seorang ahli syaraf asal Perancis pada Jurnal Kesehatan beberapa waktu lalu.

Seorang psikiater yang biasa berbicara lewat telepon yang terjepit di telinga kiri dan pundaknya lebih dari satu jam, dilaporkan menderita stroke ringan. Kejadian naas itu terjadi akibat adanya tonjolan tulang yang memutuskan saluran pembuluh nadi. Menurut tim dokter yang meneliti kasus tersebut, pria berusia 43 tahun yang terbiasa berbicara dengan pasien-pasiennya pada mulanya sehat-sehat saja.

Namun seusai memberikan konsultasi kepada pasiennya, si psikiater ini mengeluhkan kebutaan sementara pada mata kirinya, telinga kirinya pun seperti merasakan sebuah dengung. Tak hanya itu, dia pun mengaku kesulitan untuk berbicara. Kondisi ini menunjukkan bahwa dirinya menderita stroke ringan.


Dari hasil pemindaian tampaklah adanya sobekan pada dinding arteri bagian dalam dari organ tubuh si pria tadi. Sobekan tadi jelas mempengaruhi saluran pengiriman darah yang menuju ke otak.

Seperti diketahui, pada tubuh manusia terdapat dua kelenjar arteri yang bertugas menyalurkan darah yang mengandung oksigen dari jantung menuju kepala dan leher. Kedua saluran arteri tersebut naik di kedua sisi leher, dari jantung menuju otak.

Pada gambar scanning tampaklah adanya sebuah peruncingan tulang yang lazim di sebut sebagai proses stiloid, yang menyebabkan adanya kontak antara tulang (pada bagian leher) dengan arteri.

Sebenarnya, setiap orang memiliki dua tulang stiloid ini. Keduanya menonjol dari dua sisi tulang tengkorak, tepat di bawah telinga dan di belakang tulang rahang. Namun, tulang yang dimiliki psikiater tadi lebih panjang dari biasanya.

Mathieu Zuber, ahli syaraf dari rumah sakit Saint Anne, Paris mengatakan

"Untungnya pasien ini hanya mengalami serangan insemik berkala atau terjadi penghentian suplai darah menuju otak yang kurang dari 24 jam".

Dengan begitu, hanya stroke ringanlah yang menyerang psikiater yang biasa bertelepon dengan pasiennya tadi.

"Namun, kejadian ini menunjukkan kepada kita bahwa aktivitas setiap hari yang melibatkan penyimpangan agak lama di bagian leher, seperti menggunakan telepon dengan menghimpit antara telinga dan pundak, bisa menimbulkan masalah yang tidak terduga bagi sebagian orang," tambahnya.

Ia menambahkan, psikiater tersebut tidak mengalami gejala stroke terlalu lama. Namun, sejak kejadian itu, ia tidak mau lagi melakukan pembicaraan dengan cara menghimpit telepon di antara telinga dan pundaknya saat melayani keluhan pasien-pasiennya. oleh sebab itu mulai dari sekarang hilangkan kebiasaan tersebut.

"Lebih baik mencegah sebelum hal itu terjadi pada kita semua".

Keep your health...

Tidur Yang Berkualitas

Insomnia atau gangguan tidur sebenarnya tak hanya kondisi sulit tidur, tapi juga seluruh gangguan tidur, seperti sering terjaga saat tidur, sulit memulai tidur, hingga tidak bisa mencapai kualitas tidur yang normal.

Dibandingkan dengan pria ternyata wanita kini lebih banyak menderita insomnia. Mengapa demikian? Segudang aktivitas kini dijalani oleh para perempuan; mengurus anak, bekerja, melanjutkan kuliah, dan masih banyak peran lainnya. Semua itu membuat kita mudah menyimpan kekhawatiran dan kecemasan di alam bawah sadar. Akibatnya mata pun sulit terpejam meski tubuh telah terbaring di kasur empuk.

Minum obat tidur sering dipilih sebagian penderita insomnia. Padahal meski bisa membuat mata terpejam sebenarnya obat-obatan itu tak dapat menghasilkan tidur yang sehat dan berkualitas. Jadi sebelum Anda memutuskan untuk mengonsumsi obat tidur, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi gangguan tidur.

1. Kenali penyebab stres
Daripada pikiran terus melayang lebih baik tuliskan di atas kertas semua beban pikiran dan kegelisahan yang Anda rasakan. Hal ini akan membantu Anda menentukan langkah untuk mengatasinya satu persatu. Saat pikiran sudah plong biasanya tidur jadi tak sulit lagi.

2. Rutin berolahraga
Olahraga secara teratur sangat baik untuk melancarkan peredaran darah. Selain itu biasanya kantuk lebih mudah datang saat tubuh lelah.

4. Hindari kafein
Bukan hanya kopi, tapi juga minuman bersoda dan teh mengandung kafein. Hindari minuman tersebut di siang hari.

5. Tidurlah saat lelah
Jangan hanya berbaring memandangi langit-langit kamar dan memikirkan cara untuk tidur. Lakukan aktivitas sebelum tidur yang bisa memancing kantuk, misalnya membaca buku, mendengarkan musik atau menonton televisi. Saat tubuh sudah rileks dan siap untuk tidur segeralah naik ke tempat tidur.

6. Relaksasi
Bayangkan Anda sedang berada di tempat yang paling disukai atau lokasi yang sudah lama Anda impikan, biarkan seluruh otot dari kaki hingga kepala menjadi rileks. Mengikuti kelas yoga atau pilates sangat membantu Anda berlatih relaksasi.

7. Melatonin
Hormon melatonin merupakan obat tidur yang alami. Konsultasikan dengan dokter jika Anda ingin mengonsumsinya.